LAiPIC Luncurkan Doratoon – Platform Animasi Buatan Tiongkok yang Didukung AI, Mampu Menciptakan Video Berdurasi hingga 1.000 Detik

Avatar photo

- Writer

Friday, 12 December 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HONG KONG, 12 Desember 2025 /PRNewswire/ — Perusahaan AIGC asal Hong Kong meluncurkan platform animasi buatan Tiongkok yang didukung AI, Doratoon, mampu menciptakan konten animasi yang runtut dan berdurasi panjang, hingga 1.000 detik. Tersedia dalam versi beta mulai 12 Desember, Doratoon beralih dari sekadar membuat video pendek menuju narasi visual berdurasi panjang yang didukung AI.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan litbang animasi selama lebih dari satu dekade, serta koleksi yang mencakup lebih dari 18 juta aset, Doratoon menggunakan Visual Intelligence Engine yang dikembangkan LAiPIC secara eksklusif. Hanya dengan satu kalimat instruksi, pengguna dapat membuat animasi lengkap—mulai dari interpretasi naskah, pembuatan storyboard, desain karakter, rendering, pengisian suara, hingga komposisi musik.

Sejumlah Keunggulan Doratoon

  • Konten berdurasi panjang hingga 1.000 detik
    Secara otomatis, sistem Doratoon membuat 10 adegan standar, dapat ditambah hingga 99 adegan, dengan durasi hingga 12 detik per adegan. Hal tersebut mendukung durasi video maksimal 1.000 detik—fitur yang masih jarang ditemui pada sarana animasi AI saat ini.
  • Konsistensi karakter dan gaya visual antaradegan
    Dengan memanfaatkan data animasi skala besar dan pola produksi profesional, platform ini menjaga konsistensi desain karakter dan gaya visual dalam berbagai adegan, mendukung pembuatan lisensi karakter (IP) dalam berbagai seri dan mengembangkan dunia cerita.
  • Alur produksi otomatis, dari awal hingga akhir
    Mulai dari pembuatan visual hingga sintesis audio, seluruh alur produksi berlangsung otomatis. Bahkan, pengguna tanpa pengalaman menyunting video dapat membuat konten animasi pendek yang rapi dan siap tayang.

Doratoon AI Anime Platform dapat digunakan untuk membuat materi edukasi, brand storytelling, promosi e-commerce, pengalaman wisata digital, hingga komunikasi sains—menghadirkan efisiensi baru dalam produksi konten visual berfrekuensi tinggi.

Dengan peluncuran ini, LAiPIC semakin memperkuat posisinya sebagai platform generasi baru untuk pembuatan anime berbasiskan AI dan terus menghadirkan teknologi pembuatan konten AI yang mudah diakses. Dengan demikian, semakin banyak kreator dapat mewujudkan cerita dan karakter mereka.

Versi beta atau informasi selengkapnya: www.doratoon.com.

Berita Terkait

ISB Rayakan 25 Tahun dengan Beasiswa 100% bagi Calon Peserta PGP Internasional
ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas
Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut
Menutup Kesenjangan Literasi Digital Berpotensi Mendorong PDB Global hingga Triliunan Dolar
Yutong Luncurkan Pusat Servis Komprehensif Pertama di Eropa
Trinasolar Pasok Modul Vertex N untuk Proyek PLTS Terapung 562 MWdc di Vietnam
DJI Gelar Sesi “Filmmakers & Visionaries” di Venice Production Bridge dalam Ajang Venice International Film Festival Ke-83
Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 04:55 WIB

ISB Rayakan 25 Tahun dengan Beasiswa 100% bagi Calon Peserta PGP Internasional

Friday, 11 September 2026 - 03:11 WIB

ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas

Friday, 11 September 2026 - 00:05 WIB

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Thursday, 10 September 2026 - 23:46 WIB

Menutup Kesenjangan Literasi Digital Berpotensi Mendorong PDB Global hingga Triliunan Dolar

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Yutong Luncurkan Pusat Servis Komprehensif Pertama di Eropa

Berita Terbaru

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Friday, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB