Inverter Smart String 506 kW Huawei Raih Smarter E AWARD di Ajang Intersolar Europe 2026

Avatar photo

- Writer

Wednesday, 24 June 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUNICH, 24 Juni 2026 /PRNewswire/ — Huawei berhasil meraih Smarter E AWARD 2026 untuk kategori "Photovoltaics" dalam ajang Intersolar Europe 2026 atas inverter Smart String 506 kW (SUN2000-506KTL). Produk ini juga menjadi satu-satunya inverter PV untuk pembangkit listrik skala besar yang memenangkan penghargaan tahun ini. Dengan pencapaian ini, Huawei meraih salah satu penghargaan yang paling bergengsi di industri PV.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produk unggulan terbaru Huawei, SUN2000-506KTL, merupakan string inverter berkapasitas di atas 500 kW pertama yang berhasil dikomersialisasikan di industri. Produk ini tidak sekadar menghadirkan peningkatan daya dan voltase jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, SUN2000-330KTL. Lebih lagi, SUN2000-506KTL juga menawarkan tiga terobosan teknologi: string inverter PV 1000Vac pertama di industri, string inverter pertama dengan fitur grid-forming, serta inverter dengan densitas daya tertinggi di kelasnya. Melalui inovasi tersebut, Huawei menawarkan empat manfaat utama bagi pelanggan, yakni optimalisasi pengembalian investasi, fitur grid-forming yang lebih baik, O&M yang lebih efisien, serta tingkat keamanan dan keandalan yang lebih optimal. Dengan demikian, SUN2000-506KTL mengusung inovasi inverter Smart String ke tingkat yang lebih maju.

Sebagai produk unggulan dalam solusi Smart PV skala utilitas generasi terbaru Huawei, FusionSolar 9.0, string inverter 506KTL telah banyak digunakan dalam berbagai proyek. Sejak 2025, Huawei mulai menerapkan solusi tersebut pada beragam skenario di pasar Tiongkok, sementara tingkat penggunaannya di pasar internasional juga terus meningkat pesat. Saat ini, lebih dari 10 GW proyek tenaga surya di berbagai negara tengah dikembangkan dengan menggunakan FusionSolar 9.0. Sejumlah pengembang proyek di berbagai pasar bahkan mengkaji ulang desain proyek mereka dengan solusi tersebut berkat biaya balance of system (BOS) yang lebih rendah dan nilai ekonomi yang lebih baik dalam siklus proyek.

Huawei menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi lewat solusi yang unggul secara teknologi, kuat secara komersial, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang. Huawei juga terus mendorong agar pembangkit listrik tenaga surya berkembang sebagai aset cerdas yang mampu menopang stabilitas jaringan listrik, bukan sekadar sumber energi pasif, guna mempercepat pertumbuhan industri yang lebih bermutu.

Smarter E AWARD merupakan pengakuan penting atas dedikasi Huawei dalam menghadirkan inovasi. Dalam acara penyerahan penghargaan tersebut, Huawei menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi besar bagi timnya. Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi sebuah kehormatan, melainkan juga pengakuan atas komitmen Huawei dalam berinovasi, mengeksplorasi teknologi secara berkelanjutan, serta memprioritaskan kebutuhan pelanggan.

Dengan prinsip "Making the Most of Every Ray", Huawei berkomitmen memaksimalkan potensi energi surya melalui solusi yang lebih andal, bernilai tinggi, dan inovatif.

Huawei juga menegaskan akan terus menjalin kolaborasi terbuka dengan mitra di seluruh dunia guna menghadirkan produk dan solusi berkualitas tinggi secara berkelanjutan, serta bekerja sama mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

 

 

Berita Terkait

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan
Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia
Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang
Shanghai Electric Raih Pesanan Turbin Gas “Heavy-Duty” Pertama di Luar Negeri untuk Proyek 500 MW di Malaysia
Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan
CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South
Pertumbuhan AI Malaysia Harus Ramah Lingkungan, Cerdas, dan Berorientasi pada Penerapan Nyata – Fahmi
Zettabyte dan Raku Advanced Tech Menandatangani MOU untuk Pengembangan Pusat Data AI Ramah Lingkungan di Asia

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 07:05 WIB

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan

Monday, 14 September 2026 - 02:51 WIB

Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia

Monday, 14 September 2026 - 01:15 WIB

Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang

Monday, 14 September 2026 - 00:00 WIB

Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan

Sunday, 13 September 2026 - 23:26 WIB

CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South

Berita Terbaru