China Mobile Tingkatkan Layanan Panggilan Suara, Operator Terkemuka Mulai Komersialisasi “Calling + AI”: AI Rombak Layanan Panggilan Suara

Avatar photo

- Writer

Friday, 31 July 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 27 Juli 2026 /PRNewswire/ — Pada 15 Juni 2026, China Mobile memperbarui layanan panggilan suara dengan menghadirkan pengalaman komunikasi generasi baru yang memadukan kualitas HD, kecerdasan buatan (AI), dan sistem keamanan. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam inovasi telekomunikasi dan mencerminkan tren global, yakni pergeseran layanan komunikasi dasar menuju layanan yang lebih cerdas dan inklusif.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendobrak Keterbatasan dan Merombak Layanan Panggilan Suara

China Mobile mengatasi keterbatasan layanan panggilan suara konvensional dengan memanfaatkan jaringan VoLTE/VoNR, serta mengintegrasikan model AI dengan kemampuan audio dan video definisi tinggi (HD). Tanpa perlu mengganti ponsel maupun kartu SIM, pengguna kini dapat langsung mengakses tujuh fitur utama berbasis AI melalui aplikasi panggilan bawaan (native dialer).

Pembaruan tersebut mencakup fitur Live Captions yang mempermudah pengguna dari kalangan lansia dan penyandang gangguan pendengaran. Panggilan video HD yang dipadukan dengan teknologi peredam kebisingan (noise reduction) berbasis AI menghadirkan kualitas komunikasi yang lebih jernih dan imersif. Sementara itu, fitur anti-penipuan berbasis AI mampu mendeteksi serta memblokir panggilan berisiko tinggi secara real time untuk melindungi pengguna dari potensi kerugian. China Mobile juga memperkenalkan teknologi Data Channel (DC) dan menu panggilan visual yang mengubah panggilan telepon menjadi kanal layanan yang lebih interaktif. Berkat teknologi ini, kolaborasi multipihak hingga penyelesaian transaksi bisnis dapat dilakukan selama panggilan telepon berlangsung. Melalui inovasi tersebut, layanan panggilan suara tidak lagi sekadar menjadi sarana komunikasi, melainkan berkembang sebagai pusat layanan informasi yang terintegrasi dan aman.

"Calling + AI" Menjadi Arah Baru di Industri Telekomunikasi Global

Secara global, peningkatan layanan yang dilakukan China Mobile merupakan bagian dari transformasi yang lebih luas di industri telekomunikasi. Sepanjang 2026, sejumlah operator telekomunikasi terkemuka di berbagai negara mempercepat peluncuran solusi "Calling + AI" secara komersial, antara lain:

  • Deutsche Telekom meluncurkan Magenta AI yang menghadirkan pengalaman komunikasi berbasis AI untuk berbagai skenario penggunaan;
  • T-Mobile US memperkenalkan layanan penerjemahan bahasa secara real time di tingkat jaringan yang mendukung lebih dari 80 bahasa sehingga mempermudah komunikasi lintasnegara;
  • stc Arab Saudi menghadirkan layanan interpretasi simultan dwibahasa Inggris-Arab yang kini memasuki tahap uji coba komersial berskala besar;
  • LG U+ di Korea Selatan meluncurkan asisten panggilan cerdas ixi-O yang menghadirkan pengalaman komunikasi proaktif berbasis AI. Inovasi tersebut juga berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi GLOMO.

Langkah serempak yang ditempuh operator telekomunikasi ini menegaskan bahwa layanan panggilan suara telah memasuki era baru yang ditopang kecerdasan buatan. "Calling + AI" kini menjadi arah utama dalam transformasi industri telekomunikasi global. Seiring pengembangan fitur-fitur bawaan, jaringan layanan suara diproyeksikan kembali menjadi gerbang AI yang paling aman, paling luas jangkauannya, serta memiliki nilai tambah yang paling potensial pada masa depan.

Berita Terkait

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan
Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia
Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang
Shanghai Electric Raih Pesanan Turbin Gas “Heavy-Duty” Pertama di Luar Negeri untuk Proyek 500 MW di Malaysia
Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan
CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South
Pertumbuhan AI Malaysia Harus Ramah Lingkungan, Cerdas, dan Berorientasi pada Penerapan Nyata – Fahmi
Zettabyte dan Raku Advanced Tech Menandatangani MOU untuk Pengembangan Pusat Data AI Ramah Lingkungan di Asia

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 07:05 WIB

Aitech Memperkenalkan Komputer Single Board C165 Baru untuk Mendukung Pembangunan dan Modernisasi Sistem VME yang Digunakan dalam Program Pertahanan

Monday, 14 September 2026 - 02:51 WIB

Rangkaian Acara Pendukung Automechanika Jakarta Hadir dengan Pengalaman Interaktif, Memperkuat Kolaborasi Industri Otomotif Indonesia

Monday, 14 September 2026 - 01:15 WIB

Singapura Jadi Tuan Rumah 29th Asian Shared Services & Outsourcing Week 2026 pada Oktober Mendatang

Monday, 14 September 2026 - 00:00 WIB

Philippine Seven Corporation Memilih RELEX untuk Meningkatkan Akurasi Prakiraan

Sunday, 13 September 2026 - 23:26 WIB

CGTN: BRICS Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Global South

Berita Terbaru