Pengadilan Mengesahkan Pemberitahuan Usulan Penyelesaian Gugatan Perwakilan Kelompok Untuk Petani, Penata Taman, dan Pihak Lain yang Terpapar Herbisida

Avatar photo

- Writer

Monday, 9 March 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ST. LOUIS, 9 Maret 2026 /PRNewswire/ – Seeger Weiss LLP, Motley Rice LLC, Waters Kraus Paul & Siegel, Williams Hart & Boundas LLP, The Holland Law Firm, dan Ketchmark & McCreight P.C. mengumumkan bahwa Pengadilan Banding Kota St.Louis, Negara Bagian Missouri, telah memberikan persetujuan awal atas usulan penyelesaian gugatan perwakilan kelompok hingga $7,25 miliar dalam kasus King melawan Monsanto Company. Pengadilan telah memberikan persetujuan awal atas penyelesaian tersebut dan mengesahkan program pemberitahuan lengkap kepada semua pihak yang mungkin berpartisipasi dalam Penyelesaian Gugatan Perwakilan Kelompok.

Usulan penyelesaian ini menetapkan tuntutan bahwa paparan terhadap Roundup® dan herbisida berbahan glifosat menyebabkan limfoma non-Hodgkin (NHL), yaitu kanker darah yang dapat berkembang dalam waktu 10-15 tahun setelah terpapar. Monsanto menyangkal semua tuduhan kesalahan dan tanggung jawab hukum. Pengadilan belum membuat penilaian mengenai pokok perkara atas gugatan tersebut.

"Perjanjian ini dirancang untuk memastikan bahwa penderita Limfoma Non-Hodgkin akibat paparan Roundup dan yang mungkin menderita NHL di kemudian hari akan terlindungi dan mendapatkan ganti rugi yang berarti tanpa menghadapi risiko dan penundaan litigasi berkelanjutan," kata Christopher Seeger dari Seeger Weiss LLP, penasihat hukum untuk para penggugat saat ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Eric D. Holland dari The Holland Law Firm, penasihat hukum bagi calon penggugat, "Penyelesaian ini memberikan ganti rugi dan kepastian kepada korban dan keluarga mereka yang telah menunggu selama bertahun-tahun dan saat ini menghadapi risiko besar yang dapat membatalkan tuntutan mereka. Yang penting, penyelesaian ini juga menjamin ganti rugi bagi para korban selama dua puluh tahun mendatang."

Para Pihak

Penyelesaian Gugatan Perwakilan Kelompok umumnya meliputi petani, penata taman, petugas pemelihara lapangan, tukang kebun, dan lain-lain yang terpapar Roundup® atau herbisida berbahan glifosat lainnya di Amerika Serikat sebelum tanggal 17 Februari 2026. Orang-orang yang didiagnosis menderita NHL setelah terpapar mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat, demikian pula yang pernah terpapar tapi belum didiagnosis. Anggota keluarga dan perwakilan anggota gugatan perwakilan kelompok yang meninggal dunia, masih di bawah umur, atau cacat juga dapat diikutsertakan.

Manfaat Penyelesaian

Setiap orang yang memenuhi syarat dan didiagnosis menderita NHL dapat menerima $6.000-$165.000 atau lebih, terutama berdasarkan jenis paparan (di rumah atau di tempat kerja), usia saat diagnosis, dan jenis NHL. Monsanto akan mendanai hingga $7,25 miliar selama 17-21 tahun.

Tenggat Waktu yang Penting

  • Batas Waktu Pengecualian: Setiap orang yang ingin tetap berhak menuntut Monsanto secara mandiri harus mengajukan permohonan pengecualian secara tertulis selambatnya tanggal 4 Juni 2026.
  • Batas Waktu Pengajuan Keberatan: Anggota Penyelesaian Gugatan Perwakilan Kelompok yang ingin mengajukan keberatan terhadap aspek apa pun dari Penyelesaian ini harus mengajukan keberatan secara tertulis selambatnya tanggal 4 Juni 2026.
  • Sidang Persetujuan Akhir: Pengadilan akan mengadakan sidang pada tanggal 9 Juli 2026 untuk menentukan apakah usulan Penyelesaian ini adil, masuk akal, dan memadai.

Tanggal sidang dan tenggat waktu lainnya dapat berubah tanpa pemberitahuan lebih lanjut. Anggota Penyelesaian Gugatan Perwakilan Kelompok sebaiknya memeriksa situs web Penyelesaian untuk melihat berita terbaru dan mengetahui lebih lanjut tentang cara menolak atau mengecualikan diri dari gugatan tersebut.

Cara Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut

Anggota Penyelesaian Gugatan Perwakilan Kelompok dapat melihat Rincian Pemberitahuan, Perjanjian Penyelesaian, dan dokumen penting lainnya di  WeedKillerClass.com. Anda juga dapat menghubungi 1-888-403-8201 atau menulis email ke Info@WeedKillerClass.com

Siaran pers ini adalah ringkasan. Rincian lengkap mengenai kelayakan, manfaat, tenggat waktu, dan hak hukum terdapat di pemberitahuan yang disetujui Pengadilan dan di situs web Penyelesaian. Penyelesaian Gugatan Perwakilan Kelompok ini bersifat final hanya bila Pengadilan memberikan persetujuan akhir dan semua upaya banding telah diselesaikan.

Kontak Pers:

Roundup@greenbrier.partners 

Berita Terkait

ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026
Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi
NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional
Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus

Berita Terkait

Tuesday, 25 August 2026 - 01:15 WIB

ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026

Monday, 24 August 2026 - 23:00 WIB

Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul

Monday, 24 August 2026 - 22:00 WIB

LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi

Monday, 24 August 2026 - 13:30 WIB

NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA

Monday, 24 August 2026 - 12:18 WIB

WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau

Berita Terbaru